Fasilitas Praktik Seharusnya.
Kriteria pendidikan kejuruan adalah orientasi pada kinerja individu dalam dunia kerja, dalam artian lulusan pendidikan kejuruan harus mempunyai kesiapan untuk terjun dalam dunia industri. Oleh sebab itu idealnya fasilitas praktik yang ada di institusi pendidikan kejuruan harus mendukung pelaksanaan kompetensi ā€“ kompetensi yang ada dalam kurikulum sehingga target pengetahuan dan ketrampilan yang disyaratkan kurikulum dapat di laksanakan dalam pembelajaran praktik. Fasilitas-fasilitas yang ada di sekolah harus selalu di perbaharui sesuai dengan perkembangan teknologi sehingga lulusan pendidkan kejuruan akan selalu dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Peran Dunia Usaha dan Dunia Industri akan sangat penting dalam membantu mengembangkan ketrampilan siswa dengan fasilitas-fasilitas yang relevan yang ada di industri atau dunia kerja. Jelasnya untuk menutupi kekurangan fasilitas yang ada di sekolah, industri dapat membantu dengan memberikan kesempatan siswa belajar di industri dengan fasilitas yang relevan yang ada di industri.

Fasilitas Praktik Kenyataannya.
Fasilitas praktik yang ada di sekolah kejuruan saat ini sangat jauh dari harapan yang sesuai dengan tuntutan profil kelulusan siswa pendidikan kejuruan. Dengan kenyataan fasilitas yang ada sangat mustahil untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau industri. Penerapan kurikulum berbasis kompetensi untuk pendidikan kejuruan sudah mulai di terapkan ke daerah ā€“ daerah di seluruh Indonesia, hal ini tidak di barengi dengan pembaharuan-pembaharuan pada fasilitas praktik yang ada terutama di daerah-daerah.