Gips merupakan batuan sedimen, yang terbentuk dari proses kimia di alam dengan bantuan kapur dan sulfat, maka terjadi senyawa baru yang membentuk CaSO4.

umumnya bewarna putih, namun terdapat warna lain tergantung kepada mineral pengontrolnya.

Klasifikasi gypsum ( berry, 1959 ) yaitu :

  • Endapan danau yang berasosiasi dengan belerang
  • Endapan pirit di daerah batu gampingan
  • Pembentukan yang mula-mula hanya kecil seperti jarum, kemudian menyatu, memadat selunak kuku jari, dan apabila membentuk batu padat terdapat 2 kemungkinan yaitu :

–        Bewarna putih pudar ( gips putih / gips alba )

–        Berupa batuan bening berlapis-lapis yang dapat dibelah tipis (gips maria)

3 jenis gips :

  • Gips dalam bentuk asli ( dari alam ) / CaSO42H2O
  • Gips anhidrid  dengan sifat cepat mengeras( gips tanpa air ) / CaSO4
  • Gips hemihidrat ( setengan air hablurnya )

Cara pembuatan gips perekat :

  • Ambil dari alam (bentuk asli)
  • Dipanaskan (± 60 – 650C)
  • Digiling sampai menjadi tepung
  • Epung ini dipanggang dalam tromol yang sedang berputar (kulit tromol dipanaskan)
  • Untuk skala kecil dapat dilakukan penggonsengan diatas pelat datar, tetapi dengan cara ini sulit untuk mengatur suhunya, oleh karena itu sebaiknya digunkan tromol sehingga pengukuran suhu mudah diawasi
  • Pemanggangan kurang lebih 1 jam, lalu disimpan dalam tempat yang bebas dari kelembaban udara atau basah.
  • Kemudian dihaluskan sehingga melampaui ayakan 170 mesh, dan disimpan dalam tempat yang tertutup rapat.
  • Bila pembakaran cukup baik maka akan mengeras dalam waktu 5-10 menit

Pemakaian Gips :

  • Gips dalam bentuk asli dari alam dan buatan

Sering dipakai dalam pembentukan semen portland

  • Dalam bentuk hemihidrat
    • Pembuatan cetakan keramik
    • Pembuat hiasan , patung
    • Pembalut patah tulang
    • Penambal gigi yang bersifat sementara
    • Sebagai cetakan gigi
    • Pembuat elemen bangunan
    • Untuk adukan plesteran
    • Perekat dalam pembuatan kapur tulis
    • Pembuatan tahu agar tidak teralu lembek

Karena gips dapat larut dalam air maka penggunaannya sering ditempat yang tidak terkena air