<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Halaman Kehidupan</title>
	<atom:link href="http://bragy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bragy.wordpress.com</link>
	<description>Pembelajaran Berarti</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Oct 2011 21:11:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bragy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/7b3b42509e5df7c33a16e7df8c02eb27?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Halaman Kehidupan</title>
		<link>http://bragy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bragy.wordpress.com/osd.xml" title="Halaman Kehidupan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bragy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tan Malaka di Sekitar Perjanjian Linggarjati dan Renville</title>
		<link>http://bragy.wordpress.com/2011/01/25/tan-malaka-di-sekitar-perjanjian-linggarjati-dan-renville/</link>
		<comments>http://bragy.wordpress.com/2011/01/25/tan-malaka-di-sekitar-perjanjian-linggarjati-dan-renville/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2011 03:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Beny Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bragy.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Created By: Imran Nur Hakim Masa awal-awal kemerdekaan (1945-1948) merupakan masa yang paling menentukan bagi perjalanan bangsa dan Negara ini kedepannya. Bagaimana tidak, banyak peristiwa dan keputusan-keputusan yang di ambil pada masa ini berimbas langsung bagi keberlangsungan pemerintahan Negara dan republic Indonesia, entah itu berimbas dalam artian positif atau negative sekalipun. Hal ini tentulah tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=245&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Created By: <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000117523980" target="_blank">Imran Nur Hakim</a><br />
<a rel="attachment wp-att-246" href="http://bragy.wordpress.com/2011/01/25/tan-malaka-di-sekitar-perjanjian-linggarjati-dan-renville/tanmalaka_daripendjara_ed3/"><img class="alignleft size-medium wp-image-246" title="tanmalaka_daripendjara_ed3" src="http://bragy.files.wordpress.com/2011/01/tanmalaka_daripendjara_ed3.jpg?w=196&#038;h=300" alt="" width="196" height="300" /></a>Masa awal-awal kemerdekaan (1945-1948) merupakan masa yang paling menentukan bagi perjalanan bangsa dan Negara ini kedepannya. Bagaimana tidak, banyak peristiwa dan keputusan-keputusan yang di ambil pada masa ini berimbas langsung bagi keberlangsungan pemerintahan Negara dan republic Indonesia, entah itu berimbas dalam artian positif atau negative sekalipun. Hal ini tentulah tidak aneh, mengingat periode itu menjadi masa transisi yang sangat penting, dari Negara yang sebelumnya selalu di tindas oleh praktek kolonialisme menjadi Negara yang harus menentukan arah dan tujuan dengan mengandalkan kemampuan sendiri. Tak terhitung banyaknya peristiwa dan kejadian penting ag terjadi pada masa itu, dan dua di antaranya adalah perjanjian linggarjati dan perjanjian renville.<br />
<span id="more-245"></span> Terkait dengan kedua perjanjian tersebut, mungkin beberapa nama penting akan selalu di ingat dan berperan besar dalam perjanjian tersebut, seperti Sutan Sjahrir, Amir Syarifuddin dari pihak Indonesia dan tim dari belanda yang di ketuai schermerhorn dengan anggota H.J. van Moo. Tapi di balik semua itu, keberhasilan pemerintah menangkap dan memenjarakan tan malaka dkk selama lebih kurang dua setengah tahun tanpa di adili dan alasan yang logis, secara tidak langsung juga mamberikan ruang untuk terselenggaranya kedua perjanjian tersebut.</p>
<p>Selain factor di atas, terselenggaranya perjanjian tersebut juga di picu oleh factor lain yaitu kedatangan tentara inggris pada tanggal 26 september 1945 dengan alasan untuk melucuti senjata tentara jepang. Rakyat yang tidak begitu saja percaya dengan alasan itu dan menduga akan adanya usaha dari inggris dan belanda (terutama belanda) untuk kembali mendirikan pemerintahan colonial. Kecurigaan itu menimbulkan perlawanan di banyak daerah apalagi ada indikasi yang memperkuat dugaan tersebut, dan tak lama kemudian memuncaklah perlawanan rakyat di Surabaya yang di kenal dengan peristiwa 10 november.</p>
<p>Di sinilah terjadi sebuah peristiwa yang ironis, soekarno hatta malah datang ke Surabaya untuk menghentikan perlawanan tersebut. Hal ini tentu sangat menyesakkan, karena sebagai pemimpin mereka seharusnya ikut serta dalam perlawanan terhadap pihak yang ingin mengembalikan pemerintah colonial di Indonesia, bukan justru menghentikan perlawanan yang membela kemerdekaan tersebut. Sikap kedua pemimpin ini merupakan semacam pengkhianatan terhadap proklamasi yang justru mereka bacakan sendiri. Peristiwa itu juga menandakan adanya ketidaksatuan antara keinginana rakyat dengan para pemimpinnya terkait dalamcara mempertahankan kemerdekaan.</p>
<p>Tak hanya sampai di situ, setelah pertempuran besar di Surabaya tersebut upaya belanda untuk mengembalikan pemerintahan colonial terus berlanjut dengan menggunakan berbagai cara yang pada akhirnya menyeret pemerintah untuk menyetujui perjanjian lingarjati. Dan pada saat inilah salah satu kekeliruan terbesar yang di lakukan oleh pemerintah yaitu dengan menagkap tan malaka dkk.</p>
<p>Tan Malaka dkk di tangkap pada tahun 1946 dengan alasan palsu yang di berikan oleh pemerintah yaitu  melakukan oposisi illegal semakin memperkeruh suasana pada awal-awal masa kemerdekaan (pada akhirnya Amir Syarifuddin mengakui bahwa penagkapan Tan Malaka dkk adalah permintaan pihak delegasi yang berunding di Linggarjati). Bagaimana tidak, pada saat itu tan malaka boleh di bilang mempunyai pengaruh yang sebanding dengan Soekarno-hatta terhadap rakyat, terutama dalam sikapnya yang  yang konsisten untuk tidak bekerja sama dan menentang pemerintahan colonial (apalagi ada indikasi yang menunjukan bahwa pemerintah hindia belanda ingin mengembalikan kekuasaannya di Indonesia) dan menuntut untuk tercapainya kemerdekaan 100% bagi Indonesia.</p>
<p>Implikasi nyata dari sikapnya itu adalah bagaimana ia menentang dengan keras aksi yang di lakukan oleh pemerintah dalam perjanjian linggarjati dan renville yang pada akhirnya justru mendatangkan kerugian sangat besar bagi Indonesia. Keputusan pemerintah untuk menyetujui perjanjian linggarjati dan renville merupakan sebuah kebodohan masa lalu yang di ulang. Semuanya tentu ingat bagaimana pada saat Indonesia masih terdapat banyak kerajaan dan pihak belanda mengajukan perjanjian dan ironisnya malah belanda sendiri yang melanggarnya. Hal seperti ini tentu bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk mementukan langakah di masa depan. Namun dengan di terimanya usul perundingan linggarjati renville, pemerintah justru terkesan memasuki perangkap yang sama dan tidak belajar dari kejadian-kejadian masa lalu itu.</p>
<p>Terkait dengan perjanjian linggarjati dan renville itu sendiri, tan malaka menyebutnya sebagai sebuah kekalahan besar dan bahaya yang tak terhingga bagi kemerdekaan republic indonesia. Bagaimana tidak, Negara yang telah memproklamirkan kemerdekaannya tidak seharusnya berunding dengan musuh yang menyerbu masuk dan ingin merampas kemerdekaan itu. Dengan di ambilnya jalan perundingan yang jelas-jelas merugikan menunjukkan kelemahan sikap dan mental dari pemimpin Indonesia pada waktu itu.</p>
<p>Pemimpin Indonesia waktu itu (soekarno,hatta, sjahrir, amir sjariffudin) khususnya, tidak mampu melihat apa yang sebenarnya di ingini oleh masyarakat. Berkaca dari peristiwa 10 november, sudah jelas terlihat bagaimana semangat rakyat untuk melindungi proklamasi itu sendiri, memberontak dan mengadakan massa aksi yang nyata dalam mempertahankan kemerdekaan. Soekarno,hatta, sjahrir dan amir sjarifuddin sebagai pemimpin waktu itu seharusnya bisa melihat keinginan yang ada dalam hati rakyat tersebut dan bukannya malah mengambil tindakan keliru dengan menangkap tan malak ddk yang jelas-jelas mencoba menyampaikan aspirasi rakyat, yaitu bergerilya dan bukannya berunding dengan pihak yang mencoba merampas kesucian dari proklamasi itu sendiri.</p>
<p>Tapi sejarah tetaplah sejarah dengan segala kebaikan dan keburukan yang di datangkannya, seperti yang pernha di tuliskan tan malak dalam bukunya penjara ke penjara:</p>
<p><em>Sang sejarah tak mengenal penyesalan, tak mengenal perkataan kalau. Apa yangsudah di jalankan oleh sejarah tak bisa di cabut kembali. Tak bisa di periksa kembali, baik atau buruknya, adil atau dzalimnya buat mengulangi kembali perbuatan yang sudah di jalankan oleh revolusi itu adalah benar, sebagai bukti, sebagai suatu kejadian. Dan apa yang di kira benar itu mesti di benarkan dahulu oleh sejarah, oleh kejadian. Cuma kita harusmengambil pelajaran dari yang lampau, supaya dapat menyingkiri yang salah silap dan memakai yang betul, tepat dam baik.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>. Pada saat itu keberadaan tan malaka merupakan figure yang sangat penting di saat belanda ingin mengembalikan kekuasaannya di Indonesia dan di lain pihak pemimpin waktu itu dwi tunggal (soekarno hatta) menunjukkan sikap ketidakpastian dan kebimbangan dala mengambil keputusan, tan malaka dengan kepastian sikapnya menganjurkan agar kedua pemimpin tadi lekas mengambil sikap untuk segera menentang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bragy.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bragy.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bragy.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bragy.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bragy.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bragy.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bragy.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bragy.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bragy.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bragy.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bragy.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bragy.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bragy.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bragy.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=245&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bragy.wordpress.com/2011/01/25/tan-malaka-di-sekitar-perjanjian-linggarjati-dan-renville/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1d6bfaf4ab1c6e70ed84aa95989cf8d9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bragy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bragy.files.wordpress.com/2011/01/tanmalaka_daripendjara_ed3.jpg?w=196" medium="image">
			<media:title type="html">tanmalaka_daripendjara_ed3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semen</title>
		<link>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/semen/</link>
		<comments>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/semen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 14:55:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Beny Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas-tugas perkuliahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bragy.wordpress.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[A. Definisi dan Unsur Pokok Semen Semen adalah suatu bahan perekat hidrolis berupa serbuk halus yang dapat mengeras apabila tercampur dengan air. Semen terdiri dari batu lapur /  gamping yang mengandung kalsium oksida (CaO), tanah liat (lempung) yang mnegandung silika oksida (SiO2), aluminium oksida (Al2O3), besi oksida (Fe2O3) dan gips yang berfungsi untuk mengontrol pengerasan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=240&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>A. Definisi dan Unsur Pokok Semen</strong><br />
Semen adalah suatu bahan perekat hidrolis berupa serbuk halus yang dapat mengeras apabila tercampur dengan air.</p>
<p>Semen terdiri dari batu lapur /  gamping yang mengandung <em>kalsium oksida</em> (CaO), tanah liat (lempung) yang mnegandung <em>silika oksida</em> (SiO<sub>2</sub>), <em>aluminium oksida</em> (Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub>), <em>besi oksida</em> (Fe<sub>2</sub>O<sub>3</sub>) dan gips yang berfungsi untuk mengontrol pengerasan.<br />
<span id="more-240"></span></p>
<p>Semen memiliki 4 unsur pokok, yaitu :</p>
<ol>
<li>Batu kapur (Cao) sebagai sumber      utama, terkadang terkotori oleh SiO<sub>2</sub>, Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub>,      dan Fe<sub>2</sub>O<sub>3</sub></li>
<li>Tanah liat yang mengandung senyawa      SiO<sub>2</sub>, Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub>, dan Fe<sub>2</sub>O<sub>3</sub></li>
<li>Bila perlu ditambahkan pasir      kwarsa / batu silika, ini di tambahkan apabila pada tanah liat mengandung      sedikit SiO<sub>2.</sub></li>
<li>Pasir besi / biji besi, ini      ditambahkan apabila  tanah liat      mengandung sedikit Fe<sub>2</sub>O<sub>3</sub></li>
</ol>
<p>Pengolahan unsur-unsur tersebut  dengan cara di bakar menjadi terak semen yang biasa disebut klinker. Yang mana klinker memiliki susunan mineral sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Trikalsium      silikat (C<sub>3</sub>S) dan Dikalsium      silikat (C<sub>2</sub>S), Kandungan ke-2 zat ini berkisar 70-80%</li>
<li>Trikalsium aluminat (C<sub>3</sub>A)      kandungan ini berkisar 18%</li>
<li>Tetrakalsium alumino ferit (C<sub>4</sub>AF)      kandungan ini berkisar 16 %</li>
</ol>
<p><strong>B. Proses Pengolahan<br />
</strong> Terdapat dua proses pengolahan, yaitu : proses basah dan proses kering. Proses basah meliputi material yang masih basah, material ini diambil dari alam dan langsung diproses.</p>
<p><em><strong>Proses pengolahan material basah:</strong></em></p>
<ol>
<li>Tanah liat yang diambil langsung dari alam, campukan dengan air dan diaduk hingga menjadi bubur dalam bak cuci yang terbuat dari beton.</li>
<li>Selama pengadukan, semua kotoran seperti akar tumbuhan, pasir dan kerikil dipisahkan.</li>
<li>Lumpur Tanah liat yang bersih dipindahkan bejana, dengan cara di pompa sembari jumlah kadar airnya di kurangi.</li>
<li>Batu kapur  dari alam di tumbuk halus hingga dapat menembus saringan 90 micron. Penggilingan dimulai dari penggilingan kasar yang menggunakan <em>Jaw Crusher</em>, hingga penggilingan halus yang menggunakan <em>Roll Crusher</em>. Kemudian dicampurkan air hingga menjadi lumpur batu kapur.</li>
</ol>
<p>Proses pembakaran, setelah lumpur tanah liat dan lumpur kapur jadi. Masukkan kedalam silo atau tungku bakar yang memiliki ukuran 150 M. tungku ini memiliki ruang-ruang sebagai berikut:</p>
<p>-Ruang paling ujung merupakan ruang yang dinding-dinding ruangnya dilengkapi dengan sirip-sirip baja tipis untuk memperluas penguapan.</p>
<p>-Ruang berikutnya, dinding tungku terdapat rantai baja. Dengan adanya ratai ini penguapan air semakin sempurna, serta gumpalan-gumpalan lumpur kering pecah.</p>
<p>-Bahan yang telah diolah tadi kemudian dipanaskan lagi dengan suhu 500-900<sup>o</sup>C. Pada tahap ini  akan terjadi penguapan air kristal yang terdapat dalam partikel bahan olahan tadi, dan juga CO<sub>2</sub>, SO<sub>3</sub> dan senyawa lainya ikut menguap sedangkan bahan organik lainya akan terbakar</p>
<p>-Kemudian bahan tesebut akan mengalir keruang pembakaran yang suhunya berkisar 900-1350<sup> o</sup>C.</p>
<p>Dalam ruang pembakaran (Firing zone) senyawa oksida mulai beraksi satu dengan yang lain, untuk membentuk senyawa semen (C<sub>3</sub>S, C<sub>2</sub>S, C<sub>3</sub>A, dan C<sub>4</sub>AF), kemudian menggumpal dalam keadaan setengah meleleh yang disebut klinker. Klinker yang panas, kemudian dimasukkan keruangan pendingin dengan suhu biasa agar klinker cepat dingin. Keluar dari ruang pendingin biasanya suhu klinker ± 30<sup> o</sup>C kemudian agar cukup dingin. Penggilingan klinker biasanya merupakan siklus yang tertutup (Close circuit). Hasil gilingan diayak 170 mesh (90 micron), yang masih kasar masuk kembali ke ball mill dan semen bubuk dapat dipasarkan.</p>
<p>Proses kering meliputi material yang telah kering atau yang basah dikeringkan terlebih dahulu sebelum di proses.</p>
<p><em><strong>Proses pengolahan material kering:<br />
</strong></em>Proses pengolahan material menjadi bahan mentah hampir sama dengan pengolahan proses basah, namun yang berbeda adalah semua bahan mentah dikeringkan terlebih dahulu hingga benar-benar kering. Selain itu pencampuran kapur dan tanah liat juga dalam keadaan kering, setelah bahan mentah jadi, proses pembakaran hingga pemasaran sama saja dengan proses basah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bragy.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bragy.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bragy.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bragy.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bragy.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bragy.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bragy.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bragy.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bragy.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bragy.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bragy.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bragy.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bragy.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bragy.wordpress.com/240/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=240&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/semen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1d6bfaf4ab1c6e70ed84aa95989cf8d9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bragy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Semen Portland</title>
		<link>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/sejarah-semen-portland/</link>
		<comments>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/sejarah-semen-portland/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 00:09:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Beny Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas-tugas perkuliahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bragy.wordpress.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum semen yang kita kenal ditemukan, adukan perekat pada bangunan di buat dari kapur padam, pozolan dan agregat (campuran ini sering disebut semen alam). Dan kini bangunan yang menggunakan bahan perekat ini masih banyak ditemukan di Italy. Campuran perekat tersebut tidaklah terlalu kuat, tapi tergantung pula pada sifat pozolan yang di gunakan sebagai bahan perekat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=236&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum semen yang kita kenal ditemukan, adukan perekat pada bangunan di buat dari kapur padam, pozolan dan agregat (campuran ini sering disebut semen alam). Dan kini bangunan yang menggunakan bahan perekat ini masih banyak ditemukan di Italy. Campuran perekat tersebut tidaklah terlalu kuat, tapi tergantung pula pada sifat pozolan yang di gunakan sebagai bahan perekat. Pozolan adalah bahan yang terbentuk oleh debu dari letusan gunung berapi.<br />
<span id="more-236"></span>Kapur hidrolis pertama kali ditemukan oleh seorang sarjana sipil yang bernama <em>Jon Smeaton </em>pada tahun 1756. Pada saat itu ia bertugas untuk merehabilitasi menara api yang terletak di <em>Eddystone</em>. Ia mencoba menggabungkan kapur padam dan tanah liat. Kemudian campuran itu ia bakar. Setelah mengeras, bongkahan campuran tersebut di tumbuk hingga menjadi tepung. Yang mana tepung tesebut dapat digunakan kembali dan dapat mengeras di dalam air. Mulai dari percobaan inilah sifat-sifat kapur hidrolis mulai di kenal. Namun perkembangan bahan yang ia temukan masihlah lambat dibandingkan campuran kapur padam biasa.<br />
Pada tahun 1796 penemuan ini kembali dikembangkan oleh <em>James Parker</em> dari Norhfleed, Inggris. Ia mengembangkan campuran yang telah ditemukan oleh Jon, perbedaan dari campuran yang di temukan Jon, batu kapur yang digunakan James sebagai capuran adalah batu kapur yang  mengandung lempung. Seadngkan teknik yang di gunakannya sama dengan yang di lakukan Jon. Pada tahun 1800 produk yang dikembangkan James berkembang pesat, sehingga produknya di beri nama semen roman. Namun perkembangan tersebut hanya bertahan hingga tahun 1850.<br />
Di Inggris tukang batu  yang bernama <em>Joseph Aspdin</em> dari kota Leeds, mencampurkan kapur padam dengan tanah liat, kemudian ia bentuk jadi gumpalan. Lalu di bakar dengan suhu kalsinasi (suhu dimana kapur dapat meleleh) dan setelah itu di tumbuk hingga menjadi tepung. Ketika bahan campuran tersebut mengeras, warna dari bahan berubah menjadi abu-abu. Warna tersebut menyerupai bebatuan di wilayah Portland, maka Joseph memberi nama hasil temuannya sebagai <em>Semen Portland</em>.<br />
Tanggal 21 october 1824, semen Portland Joseph mendapat hak paten dari raja Inggris. Walau pun demikian ia tetap merahasiakan bahan campuran yang ia temukan, dan ia tidak memproduksi nya secara masal. Setelah ia wafat, pengembangan dan pemasaran secara masal semen ini di teruskan oleh anaknya yang bernama<em> William Joseph</em> di Jerman.<br />
Tahun 1877 jerman melakukan penelitian lebih lanjut terhadap semen Portland, hingga membentuk asosiasi pengusaha dan ahli semen. 30 tahun kemudian asosiasi tersebut menyebar hingga ke Inggris dan di Inggris Standard dari semen dibuat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bragy.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bragy.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bragy.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bragy.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bragy.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bragy.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bragy.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bragy.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bragy.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bragy.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bragy.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bragy.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bragy.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bragy.wordpress.com/236/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=236&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/sejarah-semen-portland/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1d6bfaf4ab1c6e70ed84aa95989cf8d9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bragy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Duhai Bunda Kenapa Engkau Menangis</title>
		<link>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/duhai-bunda-kenapa-engkau-menangis/</link>
		<comments>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/duhai-bunda-kenapa-engkau-menangis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 00:02:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Beny Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bragy.wordpress.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari ketika seorang anak laki2 yang bertanya kepada ibunya. &#8220;ibu, mengapa ibu menangis?&#8221;. ibunya menjawab &#8220;Sebab ibu adalah seoarng wanita, Nak&#8221;. &#8220;aku tak mengerti&#8221; kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. &#8220;Nak, Kamu memang tak akan pernah mengerti&#8221;. Kemudian sang anak bertanya kpd ayahnya. &#8220;ayah, mengapa ibu menangis?? seperti ibu menangis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=234&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari ketika seorang anak laki2 yang bertanya kepada ibunya. &#8220;ibu, mengapa ibu menangis?&#8221;. ibunya menjawab &#8220;Sebab ibu adalah seoarng wanita, Nak&#8221;. &#8220;aku tak mengerti&#8221; kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. &#8220;Nak, Kamu memang tak akan pernah mengerti&#8221;.</p>
<p>Kemudian sang anak bertanya kpd ayahnya. &#8220;ayah, mengapa ibu menangis?? seperti ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas???&#8221;. Sang ayah menjawab. &#8221; semua wanita memang menangis tanpa ada alasan&#8221;. hanya itu yang bisa dijelaskan ayahnya.</p>
<p><span id="more-234"></span><br />
lama kemudian, si anak tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya2 knp wanita menangis.</p>
<p>pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada tuhan. &#8220;Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis??&#8221; dalam mimpinya tuhan menjawab, &#8220;saat kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat utama, kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh bebang dunia dan isinya. walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedanh tertidur.</p>
<p>kuberikan wanita kukuatan untuk melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya. walau, sering pula, ia kerap kali menerima cerca dari anaknya itu.</p>
<p>kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat orang lain putus asa.</p>
<p>pada wanita kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya. walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.</p>
<p>kuberikan pada wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anak2nya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. walau tak jarang anak2nyta itu melukai hatinya.<br />
perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi2 yang terkantuk menahan lelap. sentuhan inilah yang akan membrikan kenyamanan saat didekap lembut olehnya.</p>
<p>kuberikan pada wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa2 sulit, dan menjadi pelindung baginya. sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?? kuberikan padanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami ytang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. walau, sering pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kpada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.</p>
<p>dan akhirnya, ku berikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. inilah yang khusus kuberikan pada wanita. agar dapat digunakan kapanpun dia inginkan. hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita. walau sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan.</p>
<p>maka dekatkan lah diri kita kepada sang ibu selagi beliau masih hidup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Catatan <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1636087953" target="_blank">Rafika Ika</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bragy.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bragy.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bragy.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bragy.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bragy.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bragy.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bragy.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bragy.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bragy.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bragy.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bragy.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bragy.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bragy.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bragy.wordpress.com/234/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=234&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bragy.wordpress.com/2011/01/24/duhai-bunda-kenapa-engkau-menangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1d6bfaf4ab1c6e70ed84aa95989cf8d9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bragy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk yang Belum, yang Ingin dan yang Sudah Menikah</title>
		<link>http://bragy.wordpress.com/2011/01/22/untuk-yang-belum-yang-ingin-dan-yang-sudah-menikah/</link>
		<comments>http://bragy.wordpress.com/2011/01/22/untuk-yang-belum-yang-ingin-dan-yang-sudah-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 06:34:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Beny Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bragy.wordpress.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng. Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah…(is that simple?……..) :-/ Itu semua bukan ukuran utk menikah atau mempertahankan pernikahan. Tapi liat analogi-analogi berikut : Bilamana sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=228&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng. Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah…(is that simple?……..) :-/</p>
<p><span id="more-228"></span></p>
<p>Itu semua bukan ukuran utk menikah atau mempertahankan pernikahan. Tapi liat analogi-analogi berikut :</p>
<p>Bilamana sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita.</p>
<p>Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya. Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?</p>
<p><strong>MENIKAH</strong> adalah proses pendewasaan. Dan  untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.</p>
<p>Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya?</p>
<p>Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’, Ada kerelaan mendengar kritik’, Ada keikhlasan meminta maaf’, Ada ketulusan melupakan kesalahan, dan keberanian untuk mengemukakan pendapat secara <strong>JUJUR</strong>.</p>
<p>Sekali lagi <strong>MENIKAH</strong> bukanlah upacara yang diramaikan gendang cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.</p>
<p><strong>MENIKAH</strong> adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil. <strong>MENIKAH</strong> adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga.</p>
<p>Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama…</p>
<p><strong>MENIKAH</strong> adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan kita. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana kita bisa memahami orang lain…??</p>
<p>Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana kita bisa memperhatikan pasangan hidup…??</p>
<p><strong>MENIKAH</strong> sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk bisa saling <strong>‘MENERIMA’</strong> dan <strong>‘MEMAAFKAN’</strong>, yg bukan sekedar <strong>MENERIMA</strong> kritikan atau <strong>MEMAAFKAN</strong> kesalahan semata akan tetapi <strong>MENERIMA</strong> dan <strong>MEMAAFKAN</strong> dlm arti yg luas dan mendalam.</p>
<p>Sumber: Panduan Pernikahan Berdasarkan Islam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bragy.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bragy.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bragy.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bragy.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bragy.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bragy.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bragy.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bragy.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bragy.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bragy.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bragy.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bragy.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bragy.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bragy.wordpress.com/228/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bragy.wordpress.com&amp;blog=10063920&amp;post=228&amp;subd=bragy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bragy.wordpress.com/2011/01/22/untuk-yang-belum-yang-ingin-dan-yang-sudah-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1d6bfaf4ab1c6e70ed84aa95989cf8d9?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bragy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
